Sabtu, 19 Mei 2012
Tujuan Penelitian Tindakan Kelas
Tujuan PTK sebagai berikut :
Read . . .
Pengertian PTK (Penilaian Tindakan Kelas)
PTK atau action research mulai berkembang sejak perang dunia ke dua, saat ini PTK sedang berkembang dengan pesatnya di negara-negara maju seperti Inggris, Amerika, Australia, dan Canada. Para ahli penelitian pendidikan akhir-akhir ini menaruh perhatian yang cukup besar terhadap PTK. Menurut Stephen Kemmis seperti dikutip D. Hopkins dalam bukunya yang berjudul A Teacher’s Guide to Classroom Research, menyatakan bahwa action research adalah: a from of self-reflektif inquiry undertaken by participants in a social (including education) situation in order to improve the rationality and of (a) their own social or educational practices justice (b) their understanding of these practices, and (c) the situastions in which practices are carried out.
Secara singkat PTK adalah
Baca Selengkapnya...
Sistematika Karya Tulis Ilmiah
untuk jurnal ilmiah. Oleh sebab itu, format penulisannya menyesuaikan dengan format penelitian. Format penelitian sangat tergantung dengan metode penelitian yang digunakan, di mana setiap metode memiliki format tersendiri. Format dalam menulis karya ilmiah merupakan alur-alur jalan pikiran yang terdapat dalam sebuah penelitian yang dikaitkan dengan proses penulisan.
Dalam pembahasan ini kita tidak akan menekankan kepada aspek-aspek penelitian seperti teknik pengambilan data, analisis data, dan teknik analisis statistika, melainkan kepada rambu-rambu pikiran yang merupakan tema pokok sebuah proses penelitian. Seperti kita ketahui bahwa penelitian adalah sebuah proses pemecahan masalah, maka penulisan karya tulis ilmaih merupakan pemaparan proses pemecahan masalah, sehingga pembaca memperoleh jawaban dari masalah yang diteliti.
Karya tulis ilmiah hasil penelitian berfungsi mengkomunikasikan ihwal gagasan atau hasil penelitian yang telah dilakukan, khususnya (a) gagasan: Apa yang menjadi permasalahan, dan Bagaimana gagasan yang dikemukakan dalam memecahkan maasalah, (b) Penelitian: apa yang diteliti, mengapa penelitian dilakukan, dan apa yang menjadi fokusnya, apa yang menjadi acuan konseptualnya, bagaimana desainnya, bagaimana data dikum- pulkan dan dianalisis, temuan apa yang diperoleh, apa kesimpulan akhirnya, dan apa rekomendasi yang dinyatakan berdasarkan temuan tersebut bagi kepentingan praktis dan pengembanga ilmu.
Bentuk karya tulis ilmiah ada dua macam :
Baca Selengkapnya . . .
Kamis, 12 April 2012
Pembagian Akhlak-akhlak
Akhlak dalam wujud pengamalannya di bedakan menjadi dua: akhlak terpuji dan akhlak yang tercela. Jika sesuai dengan perintah Allah dan rasul-Nya yang kemudian melahirkan perbuatan yang baik, maka itulah yang dinamakan akhlak yang terpuji, sedangkan jika ia sesuai dengan apa yang dilarang oleh Allah dan rasul-Nya dan melahirkan perbuatan-perbuatan yang buruk, maka itulah yang dinamakan akhlak yang tercela.
Apa yang dimaksud dengan akhlak baik dengan akhlak buruk dapat dilihat pada link disini.....
Kegunaan Hipotesis
Hipotesis merupakan dugaan yang mungkin benar atau mungkin juga salah. Dia akan ditolak jika salah atau palsu dan akan diterima jika faktor-faktor membenarkannya. Penolakan dan penerimaan hipotesis sangat bergantung kepada hasil-hasil penyelidikan terhadap faktor-faktor yang dikumpulkan. Trealese (1960) memberikan definisi hipotesis sebagai suatu keterangan sementara dari suatu fakta yang dapat diamati. Good dan Scates (1954) menyatakan bahwa hipotesis adalah sebuah taksiran atau referensi yang dirumuskan serta diterima untuk sementara yang dapat menerangkan fakta-fakta yang diamati ataupun kondisi-kondisi yang diamati dan digunakan sebagai petunjuk untuk langkah-langkah selanjutnya. Peneliti mengumpulkan data-data yang paling berguna untuk membuktikan hipotesis. Berdasarkan data yang terkumpul, peneliti akan menguji apakah hipotesis yang dirumuskan dapat terbukti.
Kegunaan hipotesis antara lain :
1. Hipotesis memberikan penjelasan sementara tentang gejala-gejala serta memudahkan perluasan pengetahuan dalam suatu bidang
2. Hipotesis memberikan suatu pernyataan hubungan yang langsung dapat diuji dalam penelitian
3. Hipotesis memberikan arah kepada penelitian
4. Hipotesis memberikan kerangka untuk melaporkan kesimpulan penyelidikan
Untuk mengetahui apakah memang secara signifikan terdapat perbedaan atau tidak akhlak siswa antara dua kelompok, yakni kelompok yang pendidikan agamanya tinggi dan kelompok yang pendidikan agamanya rendah. Maka sebelum melakukan perhitungan, penulis terlebih dahulu mengajukan hipotesa alternatif (Ha) dan hipotesa nihil (Ho) sebagai berikut:
Ha : antara kelompok yang pendidikan agama Islamnya tinggi dan kelompok yang pendidikan agama Islamnya rendah, terdapat perbedaan dalam perkembangan akhlaknya
Ho : antara kelompok yang pendidikan agama Islamnya tinggi dan kelompok yang pendidikan agama Islamnya rendah tidak terdapat perbedaan dalam akhlaknya yang signifikan
Pengaruh media televisi bagi anak-anak
Film religi yang tengah menjamur di samping bersifat menghibur juga memberikan nilai-nilai pendidikan yang positif. Karena cerita-cerita yang ditampilkan itu tentang bagaimana kita sebagai umat beragama dalam bersikap, berperilaku, dan bertutur kata, baik itu dalam hubungan kita dengan Allah, orang tua, saudara, teman, tetangga, bahkan kepada binatang, tumbuh-tumbuhan, dan benda-benda tak bernyawa. Namun sungguh disayangkan, jika cerita-cerita yang ditampilkan kadang di luar ajaran Islam, terkadang mengandung mistik, dan cenderung tidak masuk akal atau di luar logika. Untuk itu


